Apa kabar masa depanku?. Kamu baik2 aja kan?. Oh iya senja kemarin mentari kamu kantungi dan diselipkan dimana?. Aku mencoba mandiri meraba-raba malam dengan setengah nyali. Aku gak akan nyalahin kamu kok. Mungkin kamu jenuh, kamu udah ngasih kode ke aku kalau aku harus bangkit. Tapi karna aku udah terlanjur terpuruk aku gak memahami kodemu.
Masa
depanku, mungkin ada kalanya aku lupa jalan pulang, tersesat tanpa pertanda apa
pun. Buat buta perasaanku. Terus aku bertanya adakah jalan pulang untukku?. Tapi
untung Retak menyisakan jejak tak terhapus. Retaknya hidupku.
Masa
depanku mengertikah engkau? Di malam-malam nan panjang. Aku melenguh, menyanyat
mendengarnya. Di malam itu pula tak terlihat sepercik harapan untuk kembali.
Bukan kembali ke masa lalu. Tapi kembali pada waktu. Habis sudah harapan itu.
Nestapa
hidupku ya?. Dan kamu tahu masa depanku aku gak menunggumu. Aku sedang
mencarimu, menerka-nerka engkau kemana, berspekulasi dan membuat aku menjadi
korban php.
Dan…
*sinyal hilang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komen yuk...