Burlian
Penulis : Tere Liye
Penerbit :
Republika
Tahun Terbit : 2009
Jumlah Halaman: 340
ISBN : 9789791102681
" Begitu pula sekolah, Burlian, Pukat. Sama seperti menanam pohon.. Pohon masa depan kalian. Semakin banyak ditanam, semakin baik dipelihara, maka pohonnya semakin tinggi menjulang. Dia akan menentukan hasil apa yang akan kalian petik di masa depan, kehidupan. Kalian tidak mau seperti Bapak, bukan? Tidak yang dari pucuknya kalian bisa melihat betapa luas dunia. Kau akan memiliki kesempatan itu Burlian, karena kau berbeda. Sejak lahir kau memang sudah spesial. Juga kau Pukat, karena kau anak yang pintar." (hal 30)
“Jalan ini tak pernah berujung, Burlian-kun… tidak pernah… jalan-jalan ini akan terus mengalir melewati lembah-lembah basah, lereng-lereng gunung terjal, kota-kota ramai, desa-desa eksotis nan indah, tempat-tempat yang memberikan pengetahuan, tempat-tempat yang menjanjikan masa depan… lantas jalan ini akan teruss… terus menuju pelabuhan-pelabuhan, bandara-bandara… dan dari sana kau bahkan bias pergi lebih jauh lagi, menemukan sambungan jalan berikutnya… mengelilingi dunia… melihat seluruh dunia, masa depan anak-anak kampong, masa depan bangsa kalian. Masa depan kau yang penuh kesempatan, Burlian-kun,” (hal 201)
burlian anak ketiga mamak. oleh keluarganya ia
dijuluki si anak 'spesial'. buku ini tidak seluruhnya bercerita tentang
burlian. sungguh, Tere Liye sangat piawai memainkan emosi saya :D. bab pertama
novel burlian ini sudah membuat saya terkekeh-kekeh.
buku ini bercerita tentang kasih sayang mamak, pendidikan, kebijakan alam. harga 50 rb untuk membeli novel ini takkan sepadan dengan pemahaman yang saya dapat. saya banyak mendapatkan tentang pemahaman kesederhanaan, kebijaksanaan alam, dan tentu juga kasih sayang.
selain itu, di buku ini kita diajak untuk jangan pernah berhenti untuk percaya, berani bermimpi, janji masa depan.
buku ini bercerita tentang tujuan burlian mendapat julukan si anak spesial, kenapa bapak bersumpah tak akan mau menembak, surat dari negeri seberang, robohnya sekolah hingga menyebabkan 2 temannya meninggal, juga seberapa besar kasih sayang mamak. belum lagi kisah munjib yang terbakar demi menuntut ilmu. temukan sendiri teka teki di buku ini. di jamin gak rugi bacanya :)
maaf agak berantakan..